Ada yang suka nonton kisah diantara kita-nya SCTV? yang tayang tiap hari jam 6.30 itu lho. Dahulu kala sebelum piala dunia, acara tersebut favorit aku banget. Alasannya karena acara itu dibawakan oleh pembawa acara yang keren banget yaitu pasangan om dedi mizwar dan sarah sechan. Pokonya hepi banget lah kalo nonton acara itu. Dari segi beritanya sih biasa2 aja. Tapi ya itu, gimana juga segala sesuatu teh harus diserahkan pada ahlinya ya. Dedi mizwar dan sarah sechan klop banget. Mewakiliki dua generasi, gayanya santai, tapi ga dibuat-buat
Sayangnya, entah kenapa, pembawa acara pun diganti setelah vakum piala dunia. Dan hasilnya menegcewakan sekali. Tiba2 kualitasnya jadi menurun. Perseteruan antara irgi dan pasangannya terlalu dibuat-buat. Mereka pun tampak suka speechless. Ga ada chemistrynya sama sekali. Dialog yang terjadi begitu kaku. Waah… bete deh.
Hhmm.. kira2 kenapa ya bisa diganti. Menurutku yang kecewa bukan aku aja, tapi ada pemirsa2 lain pun yang kecewa. Dan tentunya produser pun mengetahui hal tersebut, Karena orang pertelevisian seharusnya lebih sensi masalah seperti ini. Predilsi ku, karena bayaran dedi dan sechan tinggi banget untuk satu episode. Hehehe so teu banget ya gw. Alasanku, ini bisa diliat dari pembawa acara pengganti yang bisa dibilang levelnya lebih … yah … rendah gt de. Sayang banget ya… dan disaat seperti itu produser pun dihadapkan pilihan. Mau tetap memakai pembawa acara tersebut atau mengganti yang baru dengan resiko kehilangan penggemar lama.
Jadi inget buku changes. Yang nyingung2 masalah perubahan. “Kita harus berani untuk barubah” Begitu kira2 inti dari bukunya. Nyambung ga ya dengan sikap TV tadi, dengan berani merubah pembawa acara yang dah klop dengan pembawa acara yang masih newbie. I don’t know juga de.Ya sud, buat irgi dan pasangannya di acara tsb, sukses deh. Banyak2 belajar ya biar ga bikin bete, peace. Buat om dedi dan mba sarah…kangeeeeennnnnnnnn deh.
nie 7:54 am pada Januari 15, 2007 Permalink |
wa kak,kak,kak..
Nana…. sabar ya ..sabar..sabar… hehehehe